Selasa, 14 Februari 2012

SISWA SMP KURANG MAMPU DAPAT BIMBEL GRATIS DARI BAZDA MATARAM


Meskipun ada pendidikan gratis yang diluncurkan pemerintah, namun  belum mampu menjangkau kegiatan Bimbingan Belajar bagi pelajar. Karenanya Pemerintah Kota Mataram memberikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kota Mataram yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Dikpora) Kota Mataram untuk memberikan Bimbingan Belajar (Bimbel) cuma-cuma bagi siswa tidak mampu. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Mataram, Ir HL Makmur Said  MM, mewakili Walikota Mataram saat membuka pelaksanaan Bimbingan Belajar bagi siswa  kurang mampu di Kota Mataram untuk tingkat SMP, yang dilaksanakan secara simbolis di SMPN  12, Selagalas Mataram, Sabtu, 11 Februari 2012.
Ditambahkan Makmur Said bahwa Pemerintah Kota Mataran tidak pernah berhenti untuk mencari berbagai model program untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan. “Kami melihat kegiatan bimbel yang dikerjasamakan antara Bazda dengan Dikpora, hasilnya sangat bagus,” tandas Sekda Mataram. Bahkan dalam kerjasama yang saat ini memasuki tahun ketiga, terus dilakukan penyempurnaan  didalamnya, seperti jumlah peserta, modul pembelajaran, para pengajar dan sebagainya.
Program Bimbel bagi siswa bagi siswa kurang mampu ini merupakan bentuk pemerataan sehingga semua siswa setingkat SMP di Kota Mataram memiliki kesempatan sama untuk meningkatkan kualitas belajarnya melalui Bimbingan Belajar. Dengan kesempatan mengikuti Bimbel dari tanggal 11 Februari hingga 15 Maret 2012 diharapkan para siswa memiliki kesiapan yang lebih baik untuk UAN, tambah Makmur Said. Selanjutnya diharapkan agar kesempatan Bimbel yang diperoleh bagi siswa ini juga mendapat dukungan penuh dari para orang tua, sehingga  pada saatnya nanti, siswa SMP Kota Mataram dapat mengikuti Ujian Nasional dengan persiapan yang maksimal.

Sementara itu Kabid Pendidikan Dasar Dikpora Kota Mataram,H Zaenal Arifin SE dalam Laporannya mengatakan bahwa sumber anggaran untuk pelaksanaan Bimbel ini sepenuhhnya didanai oleh Bazda Kota Mataram.  Pada Tahun ajaran 2011/2012 terjadi peningkatan jumlah siswa dan sekolah yang diikutsertakan untuk kegiatan Bimbel yakni sebanyak 1228 siswa pada 43 sekolah SMP, MTs Negeri dan Swasta di Kota Mataram, dimana pada tahun sebelumnya Bimbel dari Bazda diberikan kepada 6 sekolah (2010) dan 8 sekolah (2011).  Dikpora telah melakukan seleksi kepada para guru sehingga Bimbel ini didukung oleh para pengajar yang sangat berkompeten di bidangnya. Dikatakan Zaenal dengan Bimbel ini dapat mendorong kesiapan mental siswa menghadapi UAN mendatang juga meningkatkan kemampuan pencapaian nilai, yakni selain mempertahankan tingkat kelulusan 100 persen pada tahun lalu juga dapat memperbaiki nilai rerata siswa SMP pada hasil UAN mendatang.  Selain itu, Dikpora  Kota Mataram juga berencana  mengadakan beberapa tryout menjelang UAN berlangsung. 
Pada pembukaan tersebut tampak hadir Ketua Bazda Kota Mataram H Mahsar Malacca SH, Ketua Dewan Pendidikan Kota Matarm H Adnan Muchsin S.Si,  para guru perwakilan SMPN se-Kota Mataram, serta perwakilan siswa SMP se kota Mataram. Menandai dimulainya Bimbel secara serentak di sekolah-sekolah SMP, Sekretaris Daerah Kota Mataram  Ir Makmur Said MM, menyerahkan modul bahan pembelajaran Bimbel kepada para siswa peserta Bimbel. (tina/foto Bazda)

MENEG KOPERASI DAN UKM BERKUNJUNG KE KOTA MATARAM


           Walikota Mataram H. Ahyar Abduh berharap besar atas kedatangan Menteri Negara (Meneg) Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarif Hasan  yang berkunjung ke Koperasi  Sejahtera Bersama  di Kelurahan Pagutan Kota Mataram, Sabtu (11/2).  Walikota menilai kedatangan Menteri Negara Koperasi dan UKM tersebut akan memberikan dampak positif terhadap keberadaan Koperasi di Kota Mataram khususnya.
          “Dengan melihat langsung kondisi Koperasi di Kota Mataram, pemerintah pusat akan mengetahui keberhasilan koperasi yang patut menjadi contoh bagi daerah lain, serta kelemahan koperasi yang membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat,” paparnya.
          Menurutnya, kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melihat perkembangan Koperasi di Kota Mataram, khususnya Koperasi Sejahtera Bersama yang pada tahun 2010 lalu telah mendapat bantuan berupa mesin bordir komplit dengan nilai Rp 410 juta dari Kementerian Koperasi dan UKM. “Alhamdulillah setelah adanya bantuan itu, usaha Koperasi Sejahtera Bersama terus berkembang dan produksi jahitan 240 anggotanya pun mengalami peningkatan,” katanya.
          Terkait dengan itu Walikota berharap agar program-program koperasi dan UKM untuk Kota Mataram ke depan lebih banyak lagi. Sementara terkait dengan promosi, lanjut Walikota pihaknya akan mengarahkan setiap ada kegiatan pembuatan kaos, seragam dan lainnya untuk diproduksi di koperasi, sehingga dapat memberikan dampak langsung terhadap pengusaha di Kota Mataram. Karena selama ini pemesanan selalu dilakukan ke luar daerah.

          Kegiatan kunjungan tersebut Menteri Negara Koperasi dan UKM didampingi  Wakil Gubernur NTB, H. Badrul Munir, Walikota Mataram H. Ahyar Abduh,  Asisten II Setda Kota Mataram H. Efendi Eko Saswito serta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tingkat Propinsi NTB dan Kota Mataram.
          Dalam arahannya Menteri Negara Koperasi dan UKM meminta kepada semua pengurus Koperasi di NTB agar lebih aktif dan kreatif mencipatakan wira usaha baru, dengan harapan untuk membantu percepatan peningkatan kesejahteraan masyakat di NTB. “Namun demikian, pemerintah setempat juga tidak tinggal diam. Artinya, harus terus memberikan pembinaan dengan memperhatikan program-program yang sudah dijalankan dan akan dilaksanakan,” pintanya.
          Selain itu Menteri Negara Koperasi dan UKM juga merespon harapan dari Walikota Mataram. “Apapun yang menjadi harapan dan aspirasi daerah tetap kita sikapi, akan tetapi harus dengan skala prioritas dan bertahap,” ujarnya mengakhiri. (nir/yudi foto humas)

Jumat, 10 Februari 2012

KONJEN AMERIKA KUNJUNGI KOTA MATARAM


Konsulat Jenderal Amerika Serikat Surabaya, Kristin F Beuer memuji kehidupan beragama di Kota Mataram. Dalam lawatannya di Kota Mataram Kamis (9/2), Kristin mengunjungi dan berdialog dengan sejumlah tokoh lintas agama di Kota Mataram. Dihadapan sejumlah tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Mataram, Kristin menyebutkan, lawatannya kali ini dihajatkan untuk meningkatkan hubungan kerjasama dengan Pemerintah Indonesia terutama di bidang pendidikan.
Sebagai perwakilan Pemerintah Amerika di Indonesia khususnya di wilayah timur, dirinya ingin memotret secara langsung proses kehidupan beragama yang ada di wilayah kerjanya serta ingin membangun kemitraan dibidang pendidikan seperti memberikan beasiswa kepada Tokoh Muda lintas Agama untuk mempelajari proses kehidupan beragama di Amerika.
Kedatangannya ke Kota Mataram yang difasilitasi oleh salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas) itu juga sebagai bentuk tindak lanjut kesepakatan antara Presiden Barack Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada saat lawatan Obama ke Indonesia tahun lalu yang ingin menjadikan Indonesia sebagai mitra strategis khususnya di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik.
Selain bertemu dengan Tokoh Lintas Agama, Kristin juga bertemu dengan Jajaran Organisasi Kewanitaan Kota Mataram. Pada pertemuan yang berlangsung di Kantor Walikota Mataram di hari yang sama, ia diterima oleh Ibu Wakil Walikota Mataram, Ny. ND Kinnastri Roliskana. Pada pertemuan yang juga dihadiri oleh sejumlah tokoh wanita dan perwakilan dari Dinas Kesehatan ini, Kristin menawarkan sejumlah kerjasama yang juga bagian dalam pembicaraan Kedua Pemimpin Negara tersebut yakni di bidang kesehatan.
Karenanya, Pemerintah Amerika juga menawarkan beasiswa untuk tenaga kesehatan untuk mengeyam pendidikan di bidang kesehatan pada sejumlah Universitas di Amerika.
Disamping memberikan beasiswa, Pemerintah Amerika juga menawarkan tenaga professional untuk ditempatkan di sejumlah layanan kesehatan guna mendidik para tenaga kesehatan yang ada di Indonesia khususnya di Kota Mataram  .(dh/foto yudi humas)
 

PERTOKOAN CAKRA AKAN DI REVITALISASI


”Keberadaan CBD (Central Bussines District) di jalan Pejanggik Cakranegara, dewasa ini dinilai kurang layak”. Hal tersebut disampaikan Effendi Eko Saswito Assisten Administrasi Pembangunan Kota Mataram dalam acara Revitalisasi Kawasan CBD Cakranegara Tahap I antara Pemerintah Kota Mataram dengan para pengusaha/pemilik toko di kawasan Cakranegara, Kamis (9/2).
Menurut beliau, ”kawasan bisnis yang tidak nyaman dapat berimbas terhadap jumlah konsumen yang akan mengunjungi kawasan tersebut”. Masalah yang terutama menjadi sorotan adalah minimnya lahan parkir yang tersedia di kawasan pertokoan sebelah selatan jalan, mulai dari perempatan cakra hingga toko ”Istora”. Lahan yang tersedia rata-rata kurang dari 20 m terhitung dari ruas jalan Pejanggik hingga pintu toko.
Menurut Supardi Kepala Dinas Tata Kota Kota Mataram, ”pertokoan di Cakra rata-rata masih menggunakan konstruksi lama, Pemerintah berencana menyeragamkan bentuk dan luas lahan parkir untuk kerapian dan kenyamanan konsumen. Yang menjadi kendala adalah apabila diberlakukan peraturan tersebut, maka banyak toko yang terpangkas bangunannya”. Bagi toko yang mempunyai luas bangunan yang cukup besar memang tidak terlalu menjadi kendala, tapi bagi toko yang tidak mempunyai luas bangunan yang memadai akan menjadi kendala yang sangat serius, bahkan ada toko yang hanya menyisakan luas bangunan 2m apabila diberlakukan lahan parkir 20 m tersebut.

Ada 2 hal yang ingin dilakukan oleh Pemerintah Kota Mataram yang dalam hal ini Dinas Tata Kota yaitu : Konsolidasi ruang dan Penataan kembali. Keberadaan PKL yang seringkali menggunakan lahan parkir juga menjadi masalah tersendiri bagi penataan lahan parkir di wilayah Cakra. Seperti yang disampaikan oleh Ir. Khalik, Msi selaku Kasi Pengawas dan Pengendalian Ruang Perkotaan Dinas Tata Kota Mataram. ” bahwa akan didiskusikan dengan pihak-pihak terkait mengenai arsitektur pertokoan di jalan Pejanggik Cakra agar meminimalisir keberadaan PKL yang akan mengganggu penataan lahan parkir di kawasan tersebut.
Kompromi dengan para pemilik toko yang digagas oleh Pemerintah Kota Mataram ini bertujuan lebih kepada sosialisasi kepada para pelaku usaha di Cakra. Pemerintah Kota masih menunggu tanggapan dari para pamilik toko di jalan Pejanggik Cakra.(pun/humas, dik/foto)

PROGRAM SIAP PENSIUN BAHAGIA DISOSIALISASIKAN


Guna memberikan pembekalan serta kesiapan mental terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) khususnya di Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar sosialisasi pra pensiun dan program siap pensiun bahagia di aula lantai tiga kantor Walikota Mataram, Kamis (9/2).
          Kepala BKD Kota Mataram Dra. Hj. Bq. Evi Ganevia menilai kegiatan tersebut penting untuk diketahui bagi PNS yang akan masuk masa pensiun tahun 2012 ini. Sehingga para PNS memiliki persiapan yang matang sebelum pensiun. “Jangan sampai ketika kita pensiun, terkena Post Power Syndrome  atau lainnya. Sebaliknya tetap kreatif, misalnya  dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat, ” ingatnya.
          Terkait dengan itu Evi berharap agar semua peserta dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan baik. Sebab, selain diberikan penjelasan tentang persiapan mental,  penjelasan terkait dengan tabungan pensiun  juga akan dipaparkan, agar tidak ada permasalahan. Menurutnya tahun 2012 ini, terdapat sekitar 169 PNS di Kota Mataram yang akan masuk masa pensiun, 6 diantaranya merupakan eselon II sedangkan sisanya sebagian besar dari kalangan guru.

          Kegiatan sosialisasi pra pensiun dan program siap pensiun bahagia itu merupakan kerjasama dari Bank Tabungan Pensiun Nasional (BTPN) dengan nara sumber Bq. Yusniarti, dari Taspen Bpk. Rosiadi serta mendatang sikolong Bpk. Drs. Syamsul Bukhori. (nir/nyem foto humas)